Uni Eropa Dukung Ukraina Hadapi Rusia dengan Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan Global

Uni Eropa Dukung Ukraina Hadapi Rusia dengan Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan Global
Kaja Kallas

Realitarakyat.com – Uni Eropa berkomitmen terus mendukung Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia dan meningkatkan bantuan kemanusiaan global.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, Selasa (11/3/2025). Dalam pidatonya, Kallas tidak secara langsung menyebut Amerika Serikat, tetapi sindiran terhadap kebijakan Presiden Donald Trump tampak jelas. Ia menyinggung kebijakan pemerintahan Trump yang memangkas besar-besaran bantuan untuk negara miskin dan daerah konflik, dikutip dari AP News.

Kallas juga menyinggung tentang keengganan Trump untuk mengakui bahwa Rusia telah menginvasi Ukraina.Sejalan dengan perkembangan terbaru, setelah perundingan di Arab Saudi, AS memutuskan untuk mencabut penangguhan bantuan militer dan intelijen untuk Ukraina.

Sebagai tanggapan, Kyiv menyatakan kesiapannya untuk melakukan gencatan senjata selama 30 hari, namun, kesepakatan ini masih menunggu persetujuan Rusia. “Dunia saat ini lebih berbahaya dibandingkan era Perang Dingin,” kata Kallas dalam pidatonya.

Ia menyoroti meningkatnya pelanggaran terhadap Piagam PBB serta upaya menggantikan supremasi hukum dengan kekuatan militer. Menurutnya, Uni Eropa akan tetap menjadi mitra terpercaya PBB dalam menjaga perdamaian global.

Dalam konteks perang Ukraina, Kallas menegaskan Rusia harus kalah dalam “perang kolonialnya” dan Uni Eropa akan terus mendukung Ukraina. Ia juga menekankan komitmen Uni Eropa dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

Hal ini menjadi sindiran bagi pemerintahan Trump, yang diketahui telah memotong 83% dari program bantuannya. Di tengah ketegangan yang meningkat, Uni Eropa tetap teguh dalam mendukung Ukraina dan menolak setiap upaya Rusia untuk menguasai wilayahnya.

Kallas juga menyoroti perlunya memperkuat multilateralisme dalam menyelesaikan masalah global. Ia juga menyatakan kesiapan Uni Eropa untuk memperluas pengaruh geopolitiknya.

Ketegangan antara Rusia dan Uni Eropa terus berlanjut dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB. Meski demikian, dukungan Uni Eropa terhadap Ukraina tetap kuat meskipun mendapat kritik tajam dari Moskow. ***