Krisis Hormuz, ASEAN Perkuat Ketahanan Energi

Krisis Hormuz, ASEAN Perkuat Ketahanan Energi

Realitarakyat.com — Filipina mendorong negara-negara ASEAN memperkuat kerja sama energi di tengah gangguan pasokan dan kenaikan harga energi global yang dipicu krisis di Selat Hormuz.

Dorongan tersebut disampaikan dalam rangkaian Pertemuan Menteri Energi ASEAN ke-44 yang digelar di Manila pada 5-9 Oktober 2026. Filipina menjadi tuan rumah pertemuan tersebut di tengah kekhawatiran terhadap dampak gejolak pasar energi dunia.

Menteri Energi Filipina Sharon Garin mengatakan ketahanan energi menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama oleh negara-negara kawasan.

“Ketahanan energi merupakan tantangan bersama,” kata Garin, sebagaimana dilaporkan Philippine Information Agency, Selasa (6/10/2026).

Menurut dia, gangguan pada pasar energi internasional berpotensi memengaruhi ketersediaan bahan bakar, aktivitas industri, hingga kebutuhan energi rumah tangga.

Karena itu, Manila mendorong sejumlah langkah, antara lain memperkuat kesiapan pasokan minyak bumi, meningkatkan konektivitas jaringan listrik antarnegara, memperluas diversifikasi sumber energi, serta mendorong efisiensi penggunaan energi.

Pertemuan menteri energi ASEAN dan mitra kawasan dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Oktober. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Filipina selama memegang keketuaan ASEAN 2026.

Filipina juga akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN ke-48 pada 27-29 Oktober. Pertemuan itu dijadwalkan dihadiri para pemimpin negara anggota ASEAN dan sejumlah mitra dialog.(Arp)