News  

Gawat, Jumlah Peserta Non Aktif Program JKN Naik 281 Persen

Gawat, Jumlah Peserta Non Aktif Program JKN Naik 281 Persen
Kunta Wibawa Dasa Nugraha. (Kemenkes)

Realitarakyat.com – Jumlah peserta non-aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), menurut catatan Kementerian Kesehatan, meningkat 281 persen.

“Yang meningkat sangat drastis adalah yang nonaktif, yang tadinya 20,2 juta menuju ke 56,8 juta, atau 281 persen lebih. Ini yang seharusnya menjadi fokus kita bersama,” kata Sekjen Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha dalam Rapat Kerja Kemenkes dengan Komisi IX DPR RI, ​di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Rabu (7/5/2025).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data terdapat 15,3 juta peserta yang tidak membayar iuran. Peserta nonaktif mutasi adalah peserta yang nonaktif karena dikeluarkan dari segmen kepesertaan sebelumnya, dan belum mengaktifkan kembali.

“Mutasi bisa macam-macam, misalnya dari PBI, ada anak yang di situ, kemudian ternyata dia sudah berkeluarga, sudah bekerja atau tadinya dia tidak bekerja, kemudian bekerja, sampai terima bekerja yang di sektor formal,” ujarnya.

Kunta menambahkan, secara nominal total piutang iuran peserta JKN juga meningkat dan tembus Rp29 triliun pada Maret 2025. Menurutnya, angka tersebut naik signifikan dibanding pada 2019 yang sebesar Rp12,2 triliun.

“Ada peserta tidak aktif, berarti tidak membayar iuran, itu kenaikannya juga cukup signifikan dari 2019 sampai 2025. Yang awal-awal 2019 itu sekitar Rp12,2 triliun, di 2025 itu angkanya mendekati Rp29 triliun,” kata dia. ***