Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online Belum Final

Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online Belum Final
Pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di kawasan Stasiun Cawang, Jakarta, 30 Agustus 2023. //Net /dok. TEMPO

Realitarakyat.com – Rencana kenaikan tarif ojek online belum merupakan keputusan final, sebab
Kementerian Perhubungan masih melakukan pengkajian dan pendalaman terhadap berbagai masukan dari para pemangku kepentingan terkait kenaikan ini.

“Rencana kenaikan tarif ojek online masih dalam proses pengkajian dan ini bukan keputusan yang sudah ditetapkan. Kami masih berdiskusi lebih lanjut dengan para aplikator dan perwakilan asosiasi driver ojek online,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Aan menilai setiap kebijakan pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat harus melalui proses dialog dan pertimbangan yang matang. Oleh karena itu, Aan menegaskan bahwa pihaknya akan membuka ruang komunikasi secara intensif dengan para pihak terkait.

“Pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara kepentingan pengemudi, aplikator dan kemampuan bayar masyarakat sebagai pengguna. Pemerintah memastikan bahwa setiap perubahan tarif harus didasari kajian menyeluruh agar tidak menimbulkan dampak negatif, baik secara sosial maupun ekonomi,” ujar Aan.

Selain itu, Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk memastikan kebijakan yang diambil akan bersifat adil, transparan, dan berkelanjutan dengan semua pemangku kepentingan. Aan berharap dengan pendekatan yang adil dan transparan ini, keputusan terkait tarif ojek online akan dapat diterima oleh semua pihak.

“Prinsip kami adalah mencari titik temu yang terbaik, yang tidak hanya memastikan keberlangsungan ekosistem ojek online. Tetapi juga menjaga kesejahteraan pengemudi dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat,” kata Aan. ***