Realitarakyat.com – Pemegang saham PT Pertamina (Persero) resmi menunjuk mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi sebagai salah satu komisaris perusahaan energi pelat merah tersebut.
Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-247/MBU/09/2025 dan Keputusan Direktur Utama PT Danantara Asset, yang berlaku mulai 11 September 2025.
“Mengacu salinan keputusan para pemegang saham perusahaan, Bapak Hasan Nasbi ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) per tanggal 11 September 2025,” kata Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, dalam keterangannya, Sabtu (20/9).
Dengan masuknya Hasan, jumlah anggota dewan komisaris Pertamina kini bertambah dari tujuh menjadi delapan orang.
Komposisi lengkapnya adalah Mochammad Iriawan (Komisaris Utama & Independen), Todotua Pasaribu (Wakil Komisaris Utama), Condro Kirono (Komisaris Independen), Raden Ajeng Sondaryani (Komisaris Independen).
Nanik S. Deyang (Komisaris Independen), Bambang Suswantono (Komisaris), Heru Pambudi (Komisaris), dan Hasan Nasbi (Komisaris).
Hasan Nasbi merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
Sebelum masuk ke jajaran komisaris Pertamina, ia menjabat sebagai Kepala PCO, jabatan yang kini berubah nama menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Angga Raka Prabowo sebagai penggantinya berdasarkan Keppres Nomor 97/P Tahun 2025.
Selain dikenal sebagai pengamat politik, Hasan juga merupakan pendiri lembaga survei Cyrus Network.
Pria kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 1979 itu pernah menjadi anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.[prs]







