Realitarakyat.com – Proyek Green Hydrogen Pilot Plant Ulubelu di Lampung mulai dilakukan groundbreaking oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu.
Proyek itu merupakan tonggak penting dalam mendorong hilirisasi energi baru terbarukan dan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.
Groundbreaking yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Ini menandai dimulainya pembangunan pilot plant perdana di dunia yang memanfaatkan teknologi energi panas bumi untuk menghasilkan hidrogen hijau.
“Proyek green energy pilot plant ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060. Dan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita ke-2 untuk mendorong kemandirian bangsa melalui energi dan ekonomi hijau,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).
Ia mengatakan, bahwa pemanfaatan hidrogen hijau akan memperkuat ekonomi berkelanjutan, mulai dari bahan bakar transportasi hingga dekarbonisasi industri. Dengan target produksi ±100 kg hidrogen per hari pada November 2026.
Di mana hasil produksi tidak hanya akan dimanfaatkan oleh Pertamina Group, tetapi juga mitra eksternal. Seperti Toyota untuk pengembangan kendaraan berbahan bakar hidrogen.
”Hilirisasi terbukti telah menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, hilirisasi tidak hanya akan berfokus pada mineral, tetapi juga akan ditopang oleh energi hijau sebagai katalisator utama,” ucapnya.
Pihaknya, terus mendorong investasi di sektor energi hijau dan hilirisasi sumber daya alam. Serta memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, swasta, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem energi hijau.
Proyek Green Hydrogen Ulubelu diharapkan menjadi momentum penting bagi Indonesia. Yakni untuk memperkuat kepemimpinan dalam transisi energi global. ***







