Realitarakyat.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 0,27 persen atai 21,59 poin ke level 8.189,89 pada penutupan pasar Hari Senin (7/9/2025).
Sebanyak 274 saham harganya naik, 443 saham harganya turun, 239 saham stagnan. Saham sektor teknologi naik paling tinggi (2,36 persen), saham sektor industrial turun paling dalam (-1,53 persen).
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 44,96 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,91 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan mencapai Rp28,16 triliun dan kapitalisasi pasar hari ini menjadi Rp15.221 triliun.
Sementara itu, Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut kenaikan IHSG sejalan dengan kenaikan bursa saham Asia lainnya. Penguatan bursa saham di Asia dipengaruhi oleh kemenangan Sanae Takaichi dalam pemilihan pemimpin partai berkuasa di Jepang.
“Kemenangan itu akan menempatkan Takaichi sebagai perdana menteri Jepang selanjutnya,” kata Tim Pilarmas. Namun kenaikan indeks tertahan oleh sikap hati-hati investor menjelang rilis data ekonomi domestik pekan ini.
“Diantaranya data cadangan devisa, Indeks Kepercayaan Konsumen dan data penjualan ritel. Sedangan dari eksternal adalah publikasi risalah rapat the Fed,” kata Tim Pilarmas.
Sepanjang hari ini, indeks LQ yang berisi saham-saham unggulan bergerak melemah. Saham ISAT, SMRA, ARTO, TLKM dan TWR mendominasi pelemahan. ***







