Pabrik Sepatu di Tangerang PHK 3000 Karyawan Karena Pindah ke Pekalongan

Michael Jordan
Sepatu Michael Jordan. DOK/NET

Realitarakyat.com – Melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 karyawannya, pabrik sepatu di Tangerang tidak berhenti produksi.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan pabrik tersebut hanya memindahkan pabriknya ke daerah yang upahnya lebih murah dari pada Tangerang.

Direktur Industri Tekstil, Kulit dan Alas Kaki Kemenperin, Rizky Aditya Wijaya mengatakan, pabrik-pabrik itu di relokasi ke wilayah tengah Pulau Jawa.

“Terjadinya PHK di fasilitas produksi, khususnya di wilayah barat Jawa, dikarenakan alas kaki itu padat karya. Sementara, komponen terbesar itu tenaga kerja,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Jadi, sambung Rizky, bukan berarti mereka PHK terus mereka stop produksi. Namun, mereka pindah ke wilayahah yang upahnya lebih murah.

Rizky menyebut dirinya belum mendapatkan informasi resmi dari perusahaan-perusahaan yang menaungi pabrik itu. Namun, ia telah menerima informasi dari Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo).

“Meski demikian, kinerja industri alas kaki nasional masih berada di jalur positif. Industri tersebut berhasil tumbuh 8 persen tahun ini,” kata dia.

Diketahui, pabrik sepatu di Kabupaten Tangerang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 karyawannya. Mereka berencana memindahkan usaha produksinya ke daerah Pekalongan, Jawa Tengah.

Sekretaris Jenderal Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Andi Kristiantono mengatakan, perusahaan yang memangkas karyawannya tersebut adalah PT Victory Chingluh Indonesia. Salah satu penyebabnya karenakan pesanan menurun.

“Perusahaan menyampaikan bahwa order saat ini tidak cukup untuk menghidupi jumlah pekerja yang sekitar 15 ribu orang. Sehingga, mereka harus melakukan PHK kurang lebih 3.000 buruhnya,” ujarnya, Kamis (30/10/2025). ***
​