Realitarakyat.com – Amerika Serikat (AS) resmi menghapus nama Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dari daftar hitam terorisme pada Jumat (7/11). Keputusan penting ini diumumkan menjelang kunjungan bersejarah al-Sharaa ke Washington pada Senin (10/11).
Langkah penghapusan ini disampaikan Departemen Luar Negeri AS dan disebut sebagai kebijakan yang telah lama dinantikan, mengingat kerja sama al-Sharaa dengan Washington dalam sejumlah isu strategis.
Pengumuman tersebut juga muncul sehari setelah AS memimpin pemungutan suara Dewan Keamanan PBB untuk mencabut sanksi internasional terhadap Suriah.
“Tindakan ini diambil sebagai pengakuan atas kemajuan yang ditunjukkan oleh kepemimpinan Suriah setelah kepergian Bashar al-Assad dan lebih dari 50 tahun penindasan di bawah rezim Assad,” ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigot dalam pernyataan yang dikutip AFP.
Menurut Pigot, pemerintahan al-Sharaa telah memenuhi berbagai tuntutan AS, termasuk upaya mencari warga AS yang hilang dan memusnahkan sisa-sisa senjata kimia di Suriah.
Sebelumnya, al-Sharaa sempat dikaitkan dengan Al-Qaeda dan berstatus sebagai Teroris Global yang Ditunjuk Khusus oleh Pemerintah AS. Namun perubahan situasi politik di Suriah membuat Washington meninjau kembali posisinya.
Pasukan al-Sharaa, yang mendapat dukungan Turki dan sejumlah negara Teluk, berhasil merebut kekuasaan hampir setahun lalu melalui sebuah operasi militer kilat.
Dalam kunjungan mendatang, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menerima al-Sharaa di Gedung Putih dan telah menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintahan baru Suriah. (*)







