Komisi IV DPR: Papua Potensial Jadi Sentra Pertanian Baru Indonesia

Komisi IV DPR: Papua Potensial Jadi Sentra Pertanian Baru Indonesia
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan. //net

Realitarakyat.com — Komisi IV DPR RI menilai Provinsi Papua memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra pertanian baru di Indonesia. Potensi tersebut, jika dikelola secara optimal, dinilai dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, di Jayapura, Papua, dikutip dari keterangan persnya, Minggu (2/11/2025).

Dalam agenda tersebut, rombongan Komisi IV melakukan pertemuan dengan sejumlah mitra kerja sektor pertanian, antara lain Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, Bulog, Badan Karantina, serta pemerintah daerah setempat.

“Lahan di Papua ini sangat luas dan subur, tapi belum semuanya dimanfaatkan secara optimal. Dengan dukungan teknologi dan SDM yang memadai, Papua bisa menjadi basis pertanian masa depan Indonesia,” ujar Ahmad Yohan kepada Parlementaria seusai pertemuan.

Menurutnya, Komisi IV telah meminta Kementerian Pertanian untuk mempercepat penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung pengelolaan lahan seluas 1.000 hektare di Jayapura. Pada tahap awal, bantuan berupa 10 traktor roda empat dan 5 traktor roda lima akan dikirim dalam waktu dekat.

Selain bantuan fisik, Ahmad Yohan menekankan pentingnya pendampingan teknis dan pelatihan bagi kelompok tani agar pengelolaan lahan dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.

“Kunci keberhasilan bukan hanya pada alatnya, tapi juga pada kemampuan manusia yang mengoperasikan dan merawatnya,” tegasnya.

Politisi Fraksi PAN itu menilai, dengan sumber daya alam yang melimpah dan dukungan kebijakan yang tepat, Papua berpotensi menjadi penyangga pangan nasional di kawasan timur Indonesia.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat agar pengembangan sektor pertanian dapat berjalan konsisten dan produktif.

“Kami di Komisi IV akan terus mengawal agar perhatian pemerintah terhadap Papua semakin besar, tidak hanya dari sisi produksi tapi juga distribusi dan kesejahteraan petani,” pungkas Ahmad Yohan. (ndi)