Realitarakyat.com – Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menilai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus mempertegas arah perjuangan partai dalam sejarah politik Indonesia.
“Empat belas tahun sudah Partai NasDem berdiri. Di usia yang semakin matang ini, seperti pesan Ketua Umum Surya Paloh, kita harus jujur mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas,” ujar Willy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/11).
Menurutnya, tanggung jawab besar NasDem bukan hanya soal memenangkan pemilu, tetapi juga memastikan partai tetap menjadi kekuatan moral dan gagasan bagi bangsa.
“Pekerjaan rumah kita ada dua: ke dalam, memperkuat eksistensi partai; dan ke luar, menyumbangkan pikiran bagi tugas negara dalam melindungi seluruh rakyat serta menjaga jati diri bangsa di panggung dunia,” katanya.
Willy menekankan bahwa perjalanan menuju 100 tahun Indonesia merdeka menuntut NasDem untuk tetap fokus pada agenda besar: merestorasi semangat kebangsaan dan memperkuat pembangunan partai sebagai lokomotif gerakan perubahan.
“Inilah saatnya kita merefleksikan kembali peran NasDem sebagai kelompok politik yang bukan sekadar ikut kontestasi, tapi ikut membentuk arah masa depan bangsa. Kita harus berani membangun imajinasi Indonesia dua dekade ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, arah perjuangan NasDem akan terus berpijak pada tiga fondasi utama gerakan: common dreams (mimpi bersama), common learn (pembelajaran bersama), dan common works (kerja bersama).
“Common dreams lahir dari dialektika politik, common learn tumbuh dari kerja-kerja politik dan kebudayaan, dan common works adalah hasil ketika cita-cita bersama itu diwujudkan,” tutur Willy.
Lebih lanjut, Willy menegaskan bahwa partai politik merupakan alat perjuangan publik yang esensial dalam demokrasi. Karena itu, NasDem hadir sebagai partai terbuka — baik dalam rekrutmen kader, proses kandidasi, maupun dalam tata kelola kepemimpinan.
Ia juga menyinggung bahwa perjalanan NasDem dalam tiga kali pemilu telah memberikan banyak pelajaran berharga. “Tugas kita sekarang adalah menjadikan semua pengalaman itu sebagai pijakan untuk tumbuh lebih kuat dan relevan dengan tantangan zaman,” tegasnya.
Selain berkiprah dalam ranah politik elektoral, Willy menyoroti komitmen legislasi Partai NasDem yang konsisten berpihak pada publik.
Sejumlah produk undang-undang yang telah diperjuangkan NasDem antara lain UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), RUU Masyarakat Hukum Adat, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, dan RUU Pendidikan Kedokteran.
“Kini kami juga tengah memperjuangkan RUU Perbukuan dan RUU LPSK. Semua ini bagian dari kerja politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat,” tutup Willy.[prs]







