Realitarakyat.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan tinggi pasang maksimum mencapai dua meter.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB, Satria Topan Primadi, mengatakan peringatan banjir rob berlaku hingga 25 Desember 2025. Pasang maksimum di Lembar, Kabupaten Lombok Barat, diperkirakan terjadi pukul 20.00–01.00 WITA, sementara di Sape, Kabupaten Bima, sekitar pukul 20.00–03.00 WITA.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob,” kata Satria di Mataram, Kamis.
Selain banjir rob, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi berkisar 1,25 hingga 2,5 meter akibat pengaruh Bibit Siklon Tropis 93S di Samudera Hindia bagian timur Pulau Jawa.
Sejumlah wilayah pesisir yang berpotensi terdampak antara lain Ampenan, Lembar, Jerowaru, Labuan Lombok, Labuan Badas, Palibelo, Hu’u, Sape, dan Asakota. Potensi banjir rob ini dipengaruhi fase bulan baru yang terjadi pada 20 Desember 2025, yang memicu pasang air laut akibat gaya tarik gravitasi Bulan dan Matahari. (*)







