Hari Natal, Prabowo dan Putranya Didit Sambangi Rumah Luhut

Hari Natal, Prabowo dan Putranya Didit Sambangi Rumah Luhut

Realitarakyat.com – Presiden Prabowo Subianto bersama putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau akrab disapa Didit, menyambangi kediaman Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Kamis (24/12). Kunjungan ini bertepatan dengan perayaan Hari Natal 2025 dan berlangsung penuh kehangatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit, keduanya berbincang santai dengan Luhut mengenai berbagai isu, mulai dari program prioritas pemerintah hingga pentingnya menjaga persatuan bangsa.

Suasana Hangat Natal “Senang sekali sore ini Presiden Prabowo dan putra semata wayangnya, Mas Didit, menyempatkan hadir ke kediaman kami untuk berbagi kebahagiaan di hari Natal,” ujar Luhut.

Ia menambahkan, pertemuan itu juga membahas sejumlah perkembangan ekonomi, termasuk pengembangan industri plasma nutfah (seed industry) yang tengah digarap Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2).

Bahas Ekonomi dan Hubungan Internasional Luhut melaporkan kepada Prabowo mengenai progres negosiasi tarif dengan Amerika Serikat yang segera rampung. Presiden disebut menyambut gembira kabar tersebut dan menekankan pentingnya menjaga hubungan bilateral dengan negara mitra.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan rencana peluncuran GovTech untuk Bansos Digital pada Oktober 2026 yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo bersama Presiden World Bank. Program ini disebut sebagai langkah besar menuju transparansi dan efisiensi layanan publik.

Kemandirian Benih Jadi Sorotan Menurut Luhut, Prabowo memberi perhatian khusus pada pengembangan seed industry. “Beliau sangat menekankan bahwa kemandirian benih adalah kunci masa depan industri pangan kita,” ucapnya.

Pemulihan Pasca Bencana Tak hanya soal ekonomi, keduanya juga membahas penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Prabowo mengapresiasi langkah cepat TNI yang membangun lebih dari 150 jembatan bailey untuk memulihkan akses di wilayah terdampak.

Pesan Natal dari Presiden “Ada satu pesan beliau yang relevan dengan spirit Natal. Bahwa di tengah badai ujian yang menerpa bangsa ini, kita harus selalu kompak dan menjaga persatuan,” kata Luhut.

Ia menutup dengan refleksi bahwa kunjungan Presiden menjadi pengingat penting: tidak ada beban yang terasa berat jika dipikul bersama, karena kemanusiaan dan persatuan adalah jembatan untuk membawa bangsa ini bangkit.

Kunjungan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga simbol kebersamaan di tengah perayaan Natal, sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam memperkuat persatuan dan mempercepat pemulihan bangsa.(Din)