Prancis Dukung Penetapan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

Prancis Dukung Penetapan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot. //Net

Realitarakyat.com – Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan Prancis akan mendukung kemungkinan penetapan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa. Pernyataan tersebut disampaikan Barrot melalui akun media sosial X pada Rabu (28/1).

“Prancis akan mendukung penetapan Korps Garda Revolusi Islam dalam daftar organisasi teroris Eropa,” tulis Barrot.

Dalam pernyataannya, Barrot juga mendesak pemerintah Iran segera membebaskan para tahanan, menghentikan eksekusi, mencabut pembatasan digital, serta mengizinkan misi pencarian fakta Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM di Iran.

Barrot menyebut negara-negara Eropa lainnya dijadwalkan mengadopsi sanksi tambahan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas penindasan terhadap gelombang protes rakyat Iran. Keputusan tersebut akan dibahas dalam pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels pada Kamis.

“Mereka akan dilarang memasuki wilayah Eropa dan aset mereka akan dibekukan,” kata Barrot.

Iran sendiri tengah diguncang gelombang demonstrasi sejak 28 Desember, yang bermula di Grand Bazaar, Teheran, menyusul melemahnya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi. Aksi protes tersebut kemudian meluas ke sejumlah kota lain di negara itu.

Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik dukungan terhadap kelompok yang disebutnya sebagai “perusuh bersenjata” dengan tujuan menciptakan alasan bagi intervensi asing. Iran juga memperingatkan bahwa setiap serangan dari AS akan dibalas dengan respons yang cepat dan menyeluruh. (*)