Cak Imin Beri Sinyal, PAN Usulkan Duet Prabowo-Zulhas di 2029

Cak Imin Beri Sinyal, PAN Usulkan Duet Prabowo-Zulhas di 2029
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. //Net

Realitarakyat.com – Sinyal dukungan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terhadap Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden 2029 mendapat respons dari Partai Amanat Nasional (PAN). Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno justru mendorong Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden.

Eddy menegaskan, PAN sejak awal telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk dua periode. Ia menyebut konsistensi PAN terlihat dari sikap partai yang terus berada di barisan pendukung Prabowo sejak Pilpres 2014 hingga 2024.

“Saya kira Pak Zulkifli Hasan, Ketua Umum saya pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang, kita sudah 3 kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerinda, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo 3 kali dalam 3 Pilpres,” kata Eddy kepada wartawan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2).

Menurut Eddy, dukungan PAN kepada Prabowo merupakan pilihan yang bersifat alami. Ia menilai PAN dan Prabowo berada pada jalur politik yang sama, baik dalam pemerintahan saat ini maupun menghadapi Pilpres 2029.

“Jadi dari awal juga sudah mengatakan kita mendukung Presiden Prabowo, sekarang all out, perwakilan-perwakilan PAN yang ada di kabinet juga all out mendukung, ya ini tidak ada, bukan pilihan, tetapi tidak opsi lain bagi kita untuk tetap berada di jalur untuk mendukung Bapak Presiden, baik sekarang dalam pemerintahnya maupun yang akan datang dalam Pilpres 2029,” ucap dia.

Terkait pembahasan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Eddy menyatakan bahwa penentuan paket kepemimpinan harus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk keselarasan kerja dan tingkat elektabilitas.

“Kita tentu kita lihat nanti opsi-opsi terbaik karena kembali lagi, apa namanya, paket itu, tentu kan harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, dan ada juga dukungan elektoralnya juga tinggi dan sebagainya. Jadi pertimbangannya banyak untuk itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Eddy secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap duet Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan pada Pilpres 2029. Ia meyakini, pencalonan Zulhas sebagai pendamping Prabowo akan berdampak positif terhadap soliditas dan kerja mesin partai.

“Gini, bagi saya, bagi saya, saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold, tentu saya mendukung Pak Zulhas, kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029, tentu, dan bagi saya itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya, saya bisa pastikan perolehan suara partai nanti bisa melonjak di 2029,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bersama jajaran pengurus PKB melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan tersebut, PKB menyampaikan dukungan terhadap agenda pemerintahan Prabowo sekaligus memberikan sinyal kuat dukungan untuk dua periode.

“Salah satunya kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya 5 tahun, bahkan 10 tahun yang akan datang,” kata Cak Imin seusai pertemuan dengan Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2).[prs]