Realitarakyat.com – Fraksi Partai Golkar DPR RI tengah melakukan seleksi ketat untuk mengisi posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang kini kosong.
Jabatan tersebut sebelumnya ditinggalkan oleh Sari Yuliati yang telah resmi dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan profiling terhadap dua hingga tiga orang kandidat potensial.
Keputusan final mengenai siapa yang akan menduduki kursi pimpinan di komisi bidang hukum tersebut dijadwalkan akan keluar dalam waktu dekat.
“Bisa minggu depan (diputuskan),” ujar Sarmuji saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).
Sarmuji menjelaskan bahwa kriteria utama calon pimpinan Komisi III adalah anggota aktif DPR RI yang memiliki wawasan luas di bidang penegakan hukum.
Mengingat Komisi III bermitra dengan lembaga krusial seperti Kepolisian, Kejaksaan, KPK, dan BNN, penguasaan materi menjadi hal yang mutlak.
Menariknya, Sarmuji menegaskan bahwa calon pimpinan tersebut tidak harus berasal dari internal Komisi III saat ini.
Fraksi membuka peluang bagi anggota Golkar dari komisi lain untuk menempati posisi tersebut sejauh memenuhi syarat kompetensi yang dibutuhkan.
“Tentu ada syarat lain yang mungkin menjadi syarat tambahan, tetapi syarat utamanya dua tadi (anggota DPR dan wawasan hukum),” tambahnya.
Kekosongan kursi pimpinan ini merupakan efek domino dari perubahan struktur di jajaran pimpinan DPR RI.
Sari Yuliati naik menjadi Wakil Ketua DPR RI menggantikan Adies Kadir, yang kini beralih tugas menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Karena kursi Wakil Ketua DPR RI merupakan kuota dari Fraksi Golkar, posisi tersebut tetap diisi oleh kader dari partai berlambang pohon beringin tersebut.[prs]







