Antisipasi Dampak Konflik Iran, Mendag Siapkan Strategi Diversifikasi Ekspor

Antisipasi Dampak Konflik Iran, Mendag Siapkan Strategi Diversifikasi Ekspor
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. //Net

Realitarakyat.com — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah mitigasi untuk meredam dampak ekonomi global akibat eskalasi serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin (2/3/2026), Budi menyoroti risiko lonjakan harga minyak dunia jika konflik tersebut berujung pada penutupan Selat Hormuz.

Menurutnya, kenaikan harga energi akan memicu efek domino pada biaya produksi dan transportasi barang konsumsi.

“Pasti nanti harga minyak atau bahan baku naik. Namun, pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh konsumsi domestik. Kita harus menjaga dan memberdayakan kekuatan pasar dalam negeri tersebut,” ujar Budi.

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan menjalankan strategi diversifikasi pasar dengan mendorong ekspor ke negara-negara yang relatif tidak terdampak konflik.

Langkah ini diambil untuk melindungi sektor manufaktur dan ekspor nasional dari pembengkakan biaya logistik global.

Selain fokus pada pasar luar negeri, Mendag juga akan memaksimalkan stimulus ekonomi menjelang momentum Lebaran.

Pemerintah berencana memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas perputaran ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global. (*)