Realitarakyat.com – Kabar duka kembali menyelimuti barisan pejuang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
Seorang personel Regu 4 Manggala Agni Daops Siak, Muharmizan (44), dilaporkan meninggal dunia secara mendadak usai bertugas memadamkan api di Desa Palkun, Kabupaten Bengkalis, Senin (30/3).
Merespons insiden ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menegaskan bahwa pekerjaan memadamkan api adalah tugas berisiko tinggi yang menyabung nyawa.
Ia mendesak Kementerian Kehutanan untuk memastikan standar keselamatan personel di lapangan tidak lagi dilakukan dengan “seadanya”.
“Nyawa itu sangat berharga. Perlengkapan keselamatan wajib tersedia dan dipakai secara lengkap. Jangan sampai tim Manggala Agni bertugas dengan standar keselamatan seadanya,” tegas Alex dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (1/4).
Alex meminta penyebab kematian mendadak Muharmizan diselidiki hingga tuntas guna mencegah kejadian serupa berulang.
Pola kematian mendadak saat bertugas ini tercatat bukan yang pertama, setelah sebelumnya perwira Brimob Polda Riau, Ipda Donald Junus Halomoan, juga gugur dengan kondisi serupa pada Agustus 2025 lalu.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menuntut perlindungan nyata bagi 956 personel Manggala Agni di wilayah Sumatera melalui:
-Asuransi Kesehatan & Keselamatan Kerja: Sebagai bukti kehadiran negara bagi keluarga petugas.
-Pemeriksaan Kesehatan Reguler: Deteksi dini kondisi fisik personel sebelum diterjunkan ke titik api.
Sementara itu, upaya pemadaman di lapangan terus berlangsung di tengah kepungan asap. Kabid Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, melaporkan terdapat 21 titik api (firespot) yang tersebar di wilayah Riau per Selasa (31/3).
Bengkalis menjadi wilayah terdampak terparah dengan 8 titik api, di mana lokasi seperti Desa Sukarjo Mesim dan Teluk Lecah masih memiliki api aktif dengan asap tebal.
Petugas di lapangan kini tengah melakukan penyekatan menggunakan alat berat untuk memutus perambatan api.
Di wilayah lain seperti Pelalawan, Dumai, dan Indragiri Hilir, sebagian titik api dilaporkan mulai padam dan memasuki tahap pendinginan, meskipun sisa asap tipis masih menyelimuti beberapa lokasi.[prs]







