Akhiri Konflik, Iran Mulai Komunikasikan Proposal Baru dengan AS

Akhiri Konflik, Iran Mulai Komunikasikan Proposal Baru dengan AS

Realitarakyat.com – Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mulai mengomunikasikan proposal terbaru Teheran guna mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat (AS).

Tawaran diplomasi ini disampaikan kepada sejumlah menteri luar negeri di Asia, Eropa, serta Uni Eropa melalui pembicaraan maraton pada Jumat (1/5) dan Sabtu (2/5).

Proposal tersebut merupakan langkah lanjut setelah Teheran mengirimkan dokumen resmi ke Pakistan pada Kamis (30/4) untuk diteruskan ke pihak Washington.

Upaya ini dilakukan guna memecah kebuntuan setelah perundingan sebelumnya di Islamabad pada April lalu gagal mencapai kesepakatan.

“Iran tidak memulai perang dan tetap terbuka untuk diplomasi, asalkan AS menghentikan pendekatan maksimalis, ancaman, dan tindakan provokatifnya,” tegas Araghchi dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Iran.

Meski menawarkan jalan damai, Araghchi mengingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran dalam posisi siaga penuh untuk membela kedaulatan negara.

Ia juga menuding agresi militer AS dan Israel sebagai pemicu utama kerawanan di kawasan strategis Teluk dan Selat Hormuz.

Ketegangan kedua negara memuncak pascaserangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Meski gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April, situasi di Timur Tengah tetap rapuh.

Melalui proposal baru ini, Teheran berharap dukungan dari negara-negara regional seperti Qatar, Arab Saudi, dan Turki dapat mendorong deeskalasi yang lebih permanen. (*)