Realitarakyat.com – Partai Demokrat menyatakan keyakinan penuh bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah merumuskan berbagai langkah strategis untuk memitigasi dampak domino dari perang yang terus bergejolak antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka diskusi publik bertajuk “Dampak Ekonomi-Politik Global Pasca 3 Bulan Perang Iran vs AS-Israel: Langkah Mitigasi Apa yang Perlu Dilakukan Indonesia?” di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (21/5).
“Kami yakin bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga telah melakukan langkah-langkah strategis untuk bisa menjawab tantangan dari berbagai aspek baik itu politik, ekonomi, pertahanan, keamanan, sosial, terkait dengan dampak yang ditimbulkan dalam 3 bulan terakhir ini akibat perang Iran melawan Amerika dan Israel,” kata Herman.
Kendati menaruh kepercayaan tinggi pada respons cepat eksekutif, Demokrat menegaskan komitmennya untuk tetap aktif memberikan sumbangsih pemikiran. Melalui forum diskusi ini, partai berlambang Mercy tersebut tengah menyusun dokumen policy brief berisi rekomendasi taktis yang akan diserahkan langsung kepada pemerintah melalui berbagai lini, termasuk jalur parlemen di DPR RI.
Langkah mitigasi nasional dipandang sangat krusial mengingat eskalasi konflik bersenjata yang telah memasuki bulan ketiga ini berpotensi memicu tekanan ekonomi makro global.
Salah satu ancaman nyata yang diantisipasi adalah risiko penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur urat nadi logistik dan distribusi energi internasional.
“Nanti kami akan melahirkan policy brief, sebuah catatan strategis yang tentu ini bisa menjadi pedoman dan kami usulkan kepada pemerintahan melalui berbagai jalur,” tutur Herman menjelaskan.
Di sisi lain, Demokrat memberikan apresiasi dan menyambut positif langkah proaktif kabinet saat ini yang gencar melakukan penjajakan serta pembahasan sejumlah perjanjian bilateral baru. Upaya tersebut dinilai strategis untuk mempertebal benteng pertahanan ekonomi nasional dari guncangan luar negeri.
Herman menekankan, sebagai salah satu kekuatan parpol koalisi yang menyokong pemerintah, Partai Demokrat menolak bersikap pasif dan memilih untuk mengambil peran nyata sebagai penyedia jalan keluar atas berbagai ujian geopolitik yang melanda dunia saat ini.
“Yang penting ada solusinya. Karena itu harus kita bantu pemerintah ini, harus kita bantu. Bagaimana pun Partai Demokrat mendukung sepenuhnya pemerintah Presiden Prabowo,” pungkas Herman.
Sebagai informasi, diskusi strategis ini menghadirkan jajaran pakar lintas sektor sebagai pembicara, antara lain Duta Besar RI untuk Iran periode 2007-2011 Iwan Wiranataatmaja, Kepala Analisis Ekonomi Bank Mandiri Andry Asmoro, Penasehat Militer perwakilan RI untuk PBB di New York periode 2017-2019 Mayjen TNI (Purn) Fulad, serta Kepala Brains Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam.[prs]







