Kawal Program MBG, BPOM Perketat Pengawasan Keamanan Pangan

Kawal Program MBG, BPOM Perketat Pengawasan Keamanan Pangan
Kepala Badan POM, Taruna Ikrar. //net

Realitarakyat.com — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkuat pengawasan keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini mencakup pengawasan ketat terhadap bahan baku, proses pengolahan, hingga pemberian edukasi higiene sanitasi kepada pihak penyelenggara guna memastikan makanan aman dikonsumsi anak-anak.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi, pihaknya memiliki kewenangan penuh untuk mengawasi seluruh rantai pangan olahan yang disajikan dalam program nasional tersebut, mulai dari hulu hingga siap konsumsi.

“Di peraturan itu tegas bahwa BPOM bertugas menjadi pengawas mulai dari bahan baku, kemudian processing-nya, termasuk kita punya tugas memberikan pendidikan,” kata Taruna di Universitas Surabaya (Ubaya), Senin (15/6/2026).

Selain fungsi preventif, BPOM juga bertugas melakukan mitigasi dan penelusuran jika terjadi kasus dugaan keracunan pangan selama pelaksanaan program MBG untuk mencari sumber utamanya.

Mengenai operasional pengawasan, Taruna mengungkapkan bahwa hingga saat ini BPOM masih mengoptimalkan anggaran internal yang ada, karena tambahan anggaran khusus dari pemerintah pusat masih tertahan di Kementerian Keuangan.

Pagu anggaran tambahan yang awalnya direncanakan sebesar Rp700 miliar, disesuaikan menjadi Rp675 miliar, namun dokumen swakelolanya ditarik kembali oleh Kemenkeu karena ada proses administratif yang harus diselesaikan.

Meski dukungan anggaran tambahan belum cair, Taruna menegaskan BPOM berkomitmen penuh untuk mengawal program MBG dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia serta berkoordinasi erat dengan Dinas Kesehatan di berbagai daerah. (*)