Sentil Sikap PDIP yang Dianggap ‘Abu-Abu’, PKB: Kalau Oposisi, Tegas Saja!

Sentil Sikap PDIP yang Dianggap 'Abu-Abu', PKB: Kalau Oposisi, Tegas Saja!
Ketua Fraksi PKB DPR Jazilul Fawaid/Net

Realitarakyat.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, meminta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk bersikap tegas dan tidak “abu-abu” dalam menentukan arah politiknya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pihak koalisi pemerintah berharap partai banteng tersebut memperjelas posisinya, terutama jika memilih berada di lini oposisi.

Sindiran keras ini dilontarkan Jazilul sebagai respons atas mencuatnya isu keberadaan politisi senior sekaligus kader pentolan PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi yang memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat pekan lalu.

“Saya berharap PDIP mengambil sikap yang tegas. Kalau memang berada di posisi oposisi, ya oposisi saja. Jangan bersikap abu-abu. Karena kami semua saat ini sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Presiden. Program-program pemerintah sudah ditetapkan dan sedang dijalankan,” ujar Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (18/6).

Jazilul menegaskan bahwa kabinet saat ini tengah bergerak cepat dengan tingkat soliditas tinggi agar seluruh program kerja nasional dapat mencapai target. Oleh karena itu, dibutuhkan stabilitas politik dan persatuan nasional yang kuat agar roda pemerintahan tidak diganggu oleh manuver politik yang tidak jelas arahnya.

Politisi PKB ini menambahkan, meskipun barisan partai pendukung pemerintah sangat menghormati perbedaan pendapat dan kebebasan berekspresi di ruang publik, dinamika luar parlemen yang terkesan merongrong stabilitas program negara tetap dipandang tidak elok.

“Kalau memang ingin berada di luar pemerintahan, silakan. Tetapi jangan bersikap abu-abu. Selama ini kami menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Namun, kalau ada kesan mengganggu jalannya program-program pemerintah, tentu itu tidak baik,” kata Wakil Ketua Umum PKB itu.

Kendati demikian, Jazilul menggarisbawahi bahwa kehadiran individu kader dalam aksi unjuk rasa belum tentu merepresentasikan sikap resmi kelembagaan PDIP secara organisasi. Pihaknya pun enggan mencampuri urusan internal maupun kedaulatan politik partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Namun, demi iklim demokrasi yang sehat, ketegasan sikap dinilai jauh lebih terhormat dan mempermudah pemetaan komunikasi politik ke depan.

“Apa pun posisinya, kerja sama tetap bisa dilakukan. Namun, sikap yang tegas tentu lebih kami hargai daripada mengatakan A tetapi yang dikerjakan B,” pungkas Jazilul.[prs]