Realitarakyat.com – Indonesia dan India resmi menyepakati aliansi strategis baru yang menyasar langsung urusan kesejahteraan rakyat kecil.
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menegaskan komitmen kuat kedua negara untuk melipatgandakan kerja sama dalam program pengentasan kemiskinan, yang difokuskan pada tiga pilar utama: program makan bergizi gratis, reformasi layanan kesehatan, serta pemantapan ketahanan pangan.
Kesepakatan bilateral tingkat tinggi ini dicapai usai PM Modi menggelar pertemuan tertutup dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7).
Dalam konferensi pers bersama, PM Modi menyoroti adanya kemiripan visi dan instrumen jaminan sosial yang diterapkan oleh kedua pemerintahan dalam menyokong kebutuhan nutrisi masyarakat.
“Kami memiliki program makan siang yang sama dan distribusi kepada publik di Indonesia dan sekarang kami meningkatkan kerja sama tersebut ke level yang lebih tinggi,” kata Modi dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7).
Modi menguraikan bahwa Jakarta dan New Delhi berjalan beriringan dalam memprioritaskan program kesejahteraan agar benar-benar menyentuh dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat bawah.
Oleh sebab itu, kedua negara sepakat untuk mempererat interaksi lewat skema pertukaran pengalaman lapangan serta penerapan praktik-praktik terbaik (best practices).
“Kami memiliki program makan siang yang sama dan distribusi kepada publik di Indonesia dan sekarang kami meningkatkan kerjasama tersebut ke level yang lebih tinggi,” ujar PM Modi.
Beralih ke sektor medis, nota kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak di Istana Merdeka dipastikan akan membawa angin segar bagi dunia kesehatan domestik.
Kerja sama ini didesain khusus guna memperluas keterjangkauan dan aksesibilitas masyarakat Indonesia terhadap pemenuhan fasilitas kesehatan yang bermutu.
Salah satu poin konkretnya adalah pembukaan keran pasokan produk farmasi massal dari India ke pasar Indonesia dengan jaminan harga yang jauh lebih miring.
“Melalui kesepakatan yang ditandatangani hari ini, obat-obatan berkualitas dan terjangkau dari India akan semakin tersedia bagi warga Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu pada sektor agraria, PM Modi menyatakan kesiapan penuh negaranya untuk menyokong program swasembada dan ketahanan pangan yang tengah digelorakan oleh Indonesia.
Implementasi kerja sama pertanian ini nantinya akan diwujudkan melalui transfer teknologi dan pengetahuan, meliputi metode pertanian berkelanjutan hingga pengembangan agroteknologi mutakhir demi mendongkrak angka produktivitas serta ketahanan sektor pangan di kedua negara.
Modi optimistis sinergi di tiga sektor vital ini akan menjadi jangkar kokoh yang memberikan implikasi kesejahteraan nyata bagi rakyat kedua bangsa.[prs]







