Donald Trump Minta FIFA Tak Ganti Gianni Infantino

Donald Trump Minta FIFA Tak Ganti Gianni Infantino
Presiden AS Donald Trump bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. //net

Realitarakyat.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, di tengah gelombang tekanan dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia yang menuntut pengunduran dirinya.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump memperingatkan bahwa FIFA akan melakukan “kesalahan fatal” jika memutuskan untuk mengganti Infantino dari kursi kepemimpinan. Menurut Trump, sosok Infantino adalah figur luar biasa yang dinilai sukses memimpin penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

“FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika mereka mempertimbangkan untuk mengganti presiden Gianni Infantino. Dia sosok yang luar biasa dan baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses,” tulis Trump.

Pernyataan ini muncul menyusul tekanan yang kian menguat dari berbagai asosiasi anggota FIFA, termasuk UEFA, CONCACAF, dan AFC.

Ketiga konfederasi tersebut dikabarkan mendesak agar Infantino segera mundur dari jabatannya. Ketegangan ini dipicu oleh adanya kontroversi terkait rencana penjualan saham Piala Dunia.

Bahkan, tekanan terhadap Infantino tidak berhenti pada desakan mundur. UEFA dan beberapa asosiasi anggota lainnya dikabarkan mengancam akan menggelar kompetisi tandingan sebagai bentuk protes.

Selain itu, Infantino juga didesak untuk tidak mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.

Hubungan dekat antara Trump dan Infantino selama ini memang menjadi sorotan, terutama dalam kaitan proyek Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat.

Trump menekankan bahwa jika Infantino diganti, ajang sepak bola dunia di masa depan tidak akan mampu mencapai level kesuksesan maupun keuntungan yang sama.

Hingga saat ini, pihak FIFA belum memberikan respons resmi terkait pernyataan dukungan dari Presiden Amerika Serikat tersebut maupun tindak lanjut atas desakan dari para konfederasi anggota. (*)