DPR  

Presiden Korsel Minta Prabowo Buka Dialog dengan Korut, DPR: Bukti Kredibilitas Diplomasi Indonesia!

Presiden Korsel Minta Prabowo Buka Dialog dengan Korut, DPR: Bukti Kredibilitas Diplomasi Indonesia!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono. //net

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menilai wacana Presiden Prabowo Subianto untuk membantu menjembatani dialog antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) sangat sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata pengakuan dunia internasional terhadap kredibilitas diplomasi Indonesia.

Kepercayaan tersebut mengemuka setelah Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Presiden Korea Selatan secara khusus memintanya berkunjung ke Korea Utara guna membuka ruang komunikasi dan dialog perdamaian di Semenanjung Korea.

Pernyataan bersikap dan analisis dukungan diplomasi tersebut disampaikan oleh Dave Laksono di Jakarta pada Selasa (4/8/2026).

“Selama berpijak pada kepentingan nasional, prinsip politik luar negeri bebas aktif, dan penghormatan terhadap kedaulatan setiap negara, kontribusi Indonesia akan tetap relevan dalam memperkuat stabilitas kawasan maupun dunia,” kata Dave di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Dave menegaskan bahwa kesiapan Indonesia ini hendaknya dipahami sebagai bentuk komitmen moral apabila diminta oleh pihak bersengketa, bukan merupakan pengumuman sepihak mengenai dimulainya misi diplomatik.

Langkah teknis selanjutnya perlu disusun secara terukur melalui saluran komunikasi resmi antar-pemerintah.

Inisiatif diplomasi internasional ini sebelumnya dibeberkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menggelar pertemuan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara.

“Presiden Korea Selatan, minta kepada saya, bisa nggak saya berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog,” ujar Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Kadin Pusat dan Daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).

Dengan rekam jejak diplomasi non-blok yang konsisten dan dipercaya, DPR meyakini Indonesia mampu terus memainkan peran konstruktif sebagai juru damai dalam mendorong penyelesaian berbagai konflik geopolitik secara damai.[prs]