Realitarakyat.com — Presiden Prabowo Subianto memberangkatkan 50.000 paket bantuan makanan pokok (sembako) menuju Maumere pada Sabtu (15/8/2026) untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi pengiriman Bantuan Presiden (Banpres) tersebut di Jakarta, Sabtu.
Selain mengarahkan bantuan logistik, Presiden juga menugaskan jajaran menteri teknis serta pimpinan lembaga—termasuk BNPB, Basarnas, Kemensos, Kemenkes, hingga BUMN terkait—untuk langsung turun ke lokasi bencana di Labuan Bajo dan Maumere guna mempercepat penanganan darurat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan bahwa bantuan logistik awal tersebut disusul pengisian pemenuhan kebutuhan dasar lain, seperti air bersih, tenda shelter, dan genset.
Untuk mengoptimalkan pasokan, Kemensos dan BNPB menggeser persediaan cadangan logistik dari gudang terdekat di Kabupaten Flores Timur yang sebelumnya disiapkan untuk penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Berdasarkan data BNPB hingga Sabtu pukul 15.00 WIB, dampak bencana gempa bumi di NTT mencatatkan 38 korban jiwa, dua luka berat, 11 luka ringan, serta sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri.
Dampak kerusakan paling signifikan teridentifikasi di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. (*)







