Realitarakyat.com – Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo mendorong kajian mendalam terhadap rencana penyelenggaraan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi negeri (PTN).
Menurutnya, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kemampuan fiskal negara sekaligus memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga.
Bramantyo menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menyelenggarakan pendidikan gratis bagi masyarakat.
Namun, ia menilai diperlukan kajian secara mendasar dan menyeluruh untuk memastikan kemampuan keuangan negara mencukupi.
“Ya, kami menyambut baik apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo untuk menyelenggarakan pendidikan yang gratis kepada masyarakat,” kata Bramantyo dalam keterangannya, Jumat (25/6/2026).
“Tentunya hal ini perlu dikaji secara mendasar, meluas. Apakah kekuatan fiskal kita mencukupi untuk menyelenggarakan pendidikan tersebut,” jelasnya.
Menurut legislator Fraksi Partai Demokrat itu, pendidikan gratis tidak cukup hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.
Aspek kualitas juga harus menjadi perhatian utama agar kemudahan memperoleh pendidikan tidak mengurangi mutu layanan yang diterima masyarakat.
“Yang kedua, kami juga ingin menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya bisa secara akses mudah, tetapi juga harus memastikan pendidikan tersebut berkualitas,” katanya.
Ia menilai perlu ada keseimbangan antara perluasan akses dan upaya menjaga kualitas pendidikan.
Bramantyo mengatakan kualitas pendidikan sangat berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia yang berada di dalam ekosistem pendidikan.
Hal tersebut mencakup guru, dosen, maupun tenaga kependidikan yang berperan langsung dalam proses pendidikan.
“Karena menurut kami salah satu poin untuk pendidikan adalah bagaimana kita bisa menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang ditopang oleh guru-guru, dosen-dosen, ataupun tenaga pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Menurutnya, kualitas tenaga pendidikan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI tersebut kembali menyambut baik gagasan pendidikan gratis sebagai langkah untuk memperluas akses masyarakat.
Namun, ia menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan pembiayaan agar pelaksanaan kebijakan tidak berdampak pada kualitas layanan pendidikan.
“Jadi kami harapkan bahwa ide ini adalah satu step yang baik untuk menunjukkan bahwa kemampuan negara untuk menyelenggarakan pendidikan,” kata politikus Demokrat ini
Bramantyo menilai rencana pendidikan gratis hingga PTN perlu dipersiapkan dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal dan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan berkualitas.
Dengan demikian, perluasan akses pendidikan dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan pembiayaan dan peningkatan mutu pendidikan.
“Di sisi lain harus kita pastikan bersama keuangan kita cukup untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.[prs]







