Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra Tak Mau Ikut Campur

deklarasi
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahamd (ist/net)

Realitarakyat.com – Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan perombakan (reshuffle) kabinet pemerintahannya kencang berhembus. Hal ini lantaran dengan adanya peleburan dua Kementerian yakni Kemendikbud dan Kemeristek serta munculnya Kementerian Investasi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, sebagai partai pendukung pemerintah, Partai Gerindra pun memastikan tidak akan mengintervensi isu reshuffle.

“Ya reshuffle kabinet itu kan haknya presiden untuk kemudian melakukan reshuffle, ” kata Sufmi Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (14/4/2021).

Wakil Ketua DPR RI juga mengungkapkan tidak mengetahui pasti kemungkinan kementerian mana yang akan dirombak presiden.

Dia mengaku Partai Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada sang presiden untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Karena itu kebutuhan yang memang diinginkan oleh presiden untuk memperbaiki kinerja kabinet. Gerindra tidak ikut campur, kami memberikan kewenangan kepada presiden karena itu memang kewenangan beliau, ” ujarnya.

Menurut dia, mengenai kinerja kementerian mana yang harus divealuasi dan dilakukan perombakan oleh presiden, Dasco menjawabnya diplomatis.

“Yang lebih jelas kan sebagai penanggung jawab pak presiden lebih tahu mana kementerian yang perlu dirombak, mana kementerian yang harus diperkuat, dan mana yang perlu diperbaiki, ” tegasnya.[prs]