DPR  

DPR Apresiasi Kebijakan Vaksinasi Booster di 2022

DPR Apresiasi Kebijakan Vaksinasi Booster di 2022

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR, Melkiades Laka Lena, menyatakan pihaknya mengapresiasi Pemerintah yang melahirkan kebijakan vaksinasi booster pada tahun 2022 nanti.

Menurutnya, Kebijakan pemerintah untuk memberikan vaksinasi booster dengan mengutamakan vaksin yang diproduksi dalam negeri dengan tetap juga mengupayakan importasi vaksin yang masih dimungkinkan, terntu merupakan kebijakan yang melegakan.

“Dengan kebijakan untuk mengutamakan produksi vaksin dalam negeri yang disampaikan oleh Ketua KPC-PEN Pak Airlangga Hartarto sebagai kebijakan Presiden Jokowi yang kemudian disampaikan juga oleh Pak Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan, juga bahwa Vaksin Nusantara temasuk salah satu yang akan didorong pemerintah untuk dipakai untuk vaksin booster 2022, tentu kita sambut dengan positif,” urai Melki Laka Lena, Jumat (24/12/2021).

“Bahwa pemerintah menghargai dan mengapresiasi hasil karya anak-anak bangsa dalam negeri melahirkan vaksin yang bermutu, berkhasiat dan aman,” tambahnya.

Dia mengaku pihaknya memperoleh informasi dari peneliti berdasarkan data hasil penelitian. Bahwa Vaksin Nusantara mampu menghadapi Covid-19 termasuk strain baru Omicron.

Sehingga Kebijakan pemerintah tersebut tepat sekali. Karena dengan kemampuan Vaksin Nusantara untuk bisa menghadapi varian Omicron atau bahkan varian-varian lain, maka Vaksin Nusantara menjadi altenatif yang penting dan bisa dipakai.

“Tentu ini bisa diperkuat dengan nanti beberapa vaksin juga yang terus pemerintah datangkan. Ada 2 selain Vaksin Nusantara, dalam negeri juga ada Vaksin Merah Putih yang terus dikembangkan oleh teman-teman dari Unair dan berbagai kampus dan perusahaan yang juga menghasilkan Vaksin Merah Putih menjadi bagian dari anak bangsa,” bebernya.

Sementara untuk vaksin impor sendiri, ada beberapa yang sudah dilakukan pemerintah. Pihaknya juga mendengarkan masukan dari MUI dan NU bahwa sudah ada opsi vaksin halal.

“Dan kita juga mencermati bahwa dari vaksin yang ada tersebut kita punya Sinovac, yang sudah mendapatkan sertifikasi halal MUI dan sekarang ada Zifivax,” imbuhnya.

Maka dengan berbagai opsi vaksin hang ada itu, pihaknya sangat meyakini program vaksinasi booster tersebut bisa terwujud tahun 2022.[prs]