Daerah  

Hewan yang Dikurbankan di Mukomuko Dipastikan Sehat

Hewan yang Dikurbankan di Mukomuko Dipastikan Sehat

Realitarakyat.com – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan sapi, kerbau, dan kambing yang dipotong pada saat hari hari Idul Adha 1443 Hijriah dalam kondisi sehat dan layak untuk dikonsumsi.

“Tidak ada hewan kurban yang sakit apalagi mengidap penyakit mulut dan kuku (PMK). Data sementara dari lapangan hewan kurban sehat dan aman dikonsumsi,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Fitriyani dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu (10/7).

Ia mengatakan hal itu berdasarkan data dari Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Mukomuko yang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.

Satgas PMK Kabupaten Mukomuko yang terdiri dari Dinas Pertanian dan Kepolisian Resor Mukomuko ini sejak beberapa hari terakhir melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Ia mengatakan, berdasarkan surat perintah tugas (SPT), hari ini terakhir Satgas PMK melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di daerah ini.

“Kalau masih ada permintaan masyarakat tetap dilayani, kalau SPT sampai hari ini,” ujarnya.

Ia menyatakan, meskipun secara kesehatan hewan ternak yang terjangkit PMK aman dikonsumsi oleh masyarakat, tetapi ternak yang terjangkit PMK yang diketahui dan diperkenalkan cara penanganan ternak yang terjangkit PMK.

“Kalau kita tahu gejala hewan kurban terjangkit PMK, maka diperkenalkan karena ada teknik sendiri tidak boleh dicampur dengan dengan ternak yang sehat,” ujarnya pula.

Sementara itu, Kementrian Agama Kabupaten Mukomuko mencatat jumlah hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1443 Hijriah mengalami penurunan 107 ekor dibandingkan dengan dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah hewan kurban pada Idul Adha tahun ini berkurang dari sebanyak 1.358 ekor menjadi 1.251 ekor,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko Widodo.

Dari sebanyak 1.251 ekor hewan kurban tahun ini, katanya, yang paling banyak sapi kurban dengan jumlah sebanyak 1.054 ekor, kambing sebanyak 151 ekor, dan 46 ekor kerbau.

Kemudian dari 15 kecamatan di daerah ini, warga di Kecamatan Penarik yang paling banyak memotong hewan kurban tahun ini, yakni sebanyak 173 ekor yang terdiri dari sapi sebanyak 159 ekor dan kambing 14 ekor.

Sedangkan warga di Kecamatan V Koto yang paling sedikit memotong hewan kurban tahun ini, yakni sebanyak 22 ekor dan semuanya kurban sapi