Daerah  

Sebanyak 27 dari 99 Hewan di Mukomuko Sembuh dari PMK

Sebanyak 27 dari 99 Hewan di Mukomuko Sembuh dari PMK
ilustrasi/net

Realitarakyat.com – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan hingga kini baru sebanyak 27 dari 99 ekor ternak jenis sapi dan kambing di daerah ini yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) telah dinyatakan sembuh.

“Jumlah ternak yang terjangkit PMK di daerah sebanyak 99 ekor, sebanyak 27 ekor sembuh, enam mati, dan sisanya dalam proses pengobatan,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Apriansyah di Mukomuko, Kamis (21/7).

Ia mengatakan, instansinya telah melaporkan jumlah ternak yang terjangkit PMK, ternak yang sembuh, ternak mati, dan dalam proses pengobatan kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu.

Ia mengatakan, dari laporan tersebut, daerah ini sudah mendapat jawaban dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, dan mereka akan mengirim obat untuk menyembuhkan ternak yang terjangkit PMK dari pemerintah pusat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi. Mereka mengirim enam jenis obat untuk mengobati ternak terjangkit PMK,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, vaksin untuk mencegah ternak terjangkit PMK juga tersedia dalam jumlah memadai di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi.

Selanjutnya, katanya, pihaknya menyiapkan rencana untuk operasional petugas peternakan dan kesehatan hewan yang akan melaksanakan vaksinasi ternak yang tersebar di 15 kecamatan daerah ini.

“Dengan hal tersebut kami berharap dan mengimbau kepada seluruh masyarakat peternak agar mengkandangkan ternak mereka saat kita sudah mulai memasuki jadwal vaksin karena kita tidak bisa memberikan vaksin kepada ternak yang lepas atau liar,” ujarnya.

Jadi dibutuhkan kerja sama dengan masyarakat bahwa dalam hal pelaksanaan vaksin ternak harus dikandangkan atau diikat dengan upaya pengobatan fokus ternak terjangkit PMK.

“Kita sudah petakan desanya akan kita lakukan dalam Minggu ini jadwal pengobatan selanjutnya, yang sudah dilakukan dalam pengawasan kami mudah-mudahan ke arah kebaikan,” ujarnya.

Sementara itu, katanya, dari sebanyak 99 kasus ternak yang terjangkit PMK, kasus terbanyak di Kecamatan Penarik, Kecamatan Lubuk Pinang, Kecamatan Air Manjuto, Kecamatan Ipuh, dan Kecamatan Kota Mukomuko.