Daerah  

Diduga Ada Kecurangan, Calon DPD RI Ini Bakal Gugat ke Mahkama Konstitusi

Diduga Ada Kecurangan, Calon DPD RI Ini Bakal Gugat ke Mahkama Konstitusi

Realitarakyat.com – Diduga ada kecurangan, Calon anggota DPD RI nomor urut lima (5) El Asamau, bakal melayangkan gugatan terhadap pemilihan senator pada 14 Februari 2024 lalu.

Pasalnya, berdasarkan hasil olah data dilapangan dan sirekap ditemukan adanya kecurangan pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabipaten Sumba Barat Daya (SBD).

“Kami akan segera layangkan gugatan ke Mahkama Konstituis (MK) terkait hasil pemilihan senator pada 14 Februari 2024 lalu di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) karena diduga adanya kecurangan,” kata Bildad Thonak selaku kuasa hukum El Asamau, Rabu 20 Maret 2024.

Dicontohkan Bildad Thonak, misalnya salah calon DPD RI dengan nomor urut tujuh (7). Dimana, nomor urut 7 memperoleh suara 268 dari jumlah pemilih sebanyak 268 orang.

Sedangkan, calon DPD RI lainnya tidak mendapatkan satu suarapun di TPS tersebut. Bahkan, hasil C1 Plano terdapat banyak perubahan dengan mendapat coretan bahkan tanpa tanda tangan saksi – saksi.

“Informasinya jumlah DPT 268 orang dan ada yang pilih calon DPD RI lainnya tapi hasilnya berbeda dimana hanya untjk calon nomor urut 7,” heran Bildad Thonak.

“Soal C1 Plano yang mendapatkan banyak perubahan, saya tidak tahu apakah dirubah pada tingkat bawah atau siapa yang merubahnya,” tambah Bildad Thonak.

Terkait dengan adanya dugaan kecurangan, kata Bildad, pihaknya telah berupaya untuk konfirmasi kepada pihak terkait namun tidak mampu dijelaskan soal adanya dugaan kecurangan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, calon DPD RI Nomor urut 7, El Asamau mengakui jika hasil dari pemilihan DPD RI pada 14 Februari 2024 lalu telah diterima oleh dirinya.

Dimana, kata dia, terdapat selisih suara yang jumlahnya hanya 1290. Terkait dengan hasil itu, kuat dugaan adanya indikasi kecurangan dalam perhitungan suara di Kabupaten SBD.

“Jika memang kalah saya akui tetapi kalah secara terhormat tapi bukan dengan cara yang tidak terhormat seperti yang kami duga. Makanya akan kami gugat ke MK,” kata El Asamau.(rey)