Daerah  

Jalan Trenggalek-Bendungan Tertutup Longsor

Trenggalek-Bendungan
Tanah bergerak di Trenggalek/NET

Realitarakyat.com – Material longsor menutupi jalur utama Trenggalek-Bendungan sejak Kamis (19/4) malam.

Untuk membongkar material yang menutupi jalan utama itu, pihak BPBD Trenggalek mengerahkan tiga unit alat berat jenis ekskavator untuk membuka akses jalan utama Trenggalek-Bendungan itu.

“Kami kerjakan hingga malam hari, dan Alhamdulillah empat titik longsor yang menutup akses jalan menuju pusat kota kecamatan Bendungan berhasil disingkirkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono kepada awak media, Minggu (21/4).

Meski pada Sabtu (20/4) malam hujan sempat melanda wilayah tersebut, tetapi pihaknya terus berupaya agar jalan utama Trenggalek-Bendungan itu kembali pulih.

Pasalnya, warga Bendungan yang mayoritas berada di kawasan lereng Gunung Wilis menuju daerah dataran, terutama Kota Trenggalek terisolasi.

Setelah material lumpur, batu dan kayu/pohon tumbang berhasil disingkirkan, sejumlah mobil damkar dikerahkan untuk menyemprot jalanan dari sisa lumpur agar aman dilalui kendaraan.

Disebutkan, volume longsor di titik kedua merupakan yang terbesar.

Panjang longsor mencapai 25 meter, dengan ketinggian 15 meter dan lebar 8 meter.

Untuk membuka timbunan longsor tersebut pihaknya mendapatkan bantuan satu unit alat berat dari proyek nasional Bendungan Bagong.

Rencananya pemerintah akan menambah alat berat untuk mempercepat evakuasi.

Pihaknya mengakui tertutupnya jalur Trenggalek-Bendungan mobilitas masyarakat di kota Kecamatan Bendungan nyaris lumpuh. Sebab jalur alternatif yang tersedia hanya layak digunakan untuk sepeda motor.

“Kami mengimbau warga, khususnya pengendara yang melintas untuk tetap waspada. Terutama saat turun hujan demi menghindari risiko longsor susulan di titik-titik rawan longsor,” katanya.