Daerah  

Warga di Hilir Waspadai Guguran Lava Karangetang

Gunung Karangetang, Karangetang, Sitaro
Gunung Karangetang/DOK/NET

Realitarakyat.com – Warga yang bermukim di hilir diimbau mewaspadai guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

Pasalnya, akumulasi material hasil erupsi efusif yang berada di lembah-lembah jalur guguran lava pijar Karengetang berpotensi menjadi guguran lava ke bagian hilir.

Dalam laporan periode 16 – 31 Maret, masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Karangetang maupun yang akan melintasi lembah atau sungai diharapkan waspada, begitu pula dengan potensi ancaman lahar waktu hujan dari puncak.

PVMBG melarang masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah utama (selatan) dan kawah dua (utara), serta 2,5 kilometer pada sektor barat daya dan selatan.

Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan menyiapkan masker, guna mengantisipasi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Kepala Pos PGA Karangetang Yudia P Tatipang mengatakan, tingkat aktivitas akan dievaluasi kembali secara berkala maupun jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, tingkat aktivitas dianggap tetap jika evaluasi berikutnya belum dikeluarkan.

“Pemantauan secara intensif tetap dilakukan guna mengevaluasi kegiatan Gunung Karangetang oleh PVMBG,” kata dia, Kamis (11/4).

Hendra juga berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing berita bohong tentang erupsi Gunung serta senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Sitaro.

Begitupun dengan pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA di Desa Salili, Kecamatan Siau Tengah, Kabupaten Kepulauan Sitaro atau PVMBG.

“Masyarakat maupun BNPB, BPBD Provinsi Sulawesi Utara, BPBD Kabupaten Sitaro, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi Gunung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia,” ajaknya.