News  

Waspada Ujaran Kebencian, Hoaks, dan SARA Jelang Pilkada 2024.

Generasi Muda
Ilustrasi gambar. DOK/NET

Realitarakyat.com – Potensi penyebaran ujaran kebencian (hate speech), hoaks, dan isi SARA akan marak dalam Pilkada 2024.

Mengantisipasi penyebaran ujaran kebencian (hate speech), hoaks, dan isi SARA akan marak dalam Pilkada 2024 Bawaslu Bali menggencarkan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Kami melakukan koordinasi dengan steakholder. Seperti tokoh adat, agama, FKUB dari sekarang sudah intens komunikasi,” kata Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariana, Jumat 31 Mei 2024.

Ia menjelaskan pihaknya terus berupaya menjaga stabilitas tensi politik jelang Pilkada. Menjaga spirit yang sama untuk mewujudkan Bali jangan sampai ada terkait konflik SARA.

“Kami terus memantau pergerakan isu-isu tersebut untuk menjaga Bali tetap damai dan terhindar dari konflik SARA,” ujarnya.

Diketahui, Pilkada 2024 di Bali akan digelar di delapan Kabupaten, satu pemilihan tingkat Kota, serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Meski diakui Ketut Ariyani belum ada calon yang secara signifikan terlibat dalam politik SARA, namun pihaknya tetap melakukan pengawasan secara ketat. Ia juga menghimbau masyarakat agar aktif dalam pengawasan tahapan Pilkada 2024.***