Realitarakyat.com – Program makan bergizi gratis (MBG) siap dimulai secara nasional pada Senin, 6 Januari 2024.
Kepastian itu diungkapkan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembamgunan Nasional (Bappenas), Amich Humaidi melalui radio siaran yang dikutip, Jumat (3/12/2024).
Menurutnya, dalam tahap awal program MBG tersebut akan dilakukan secara nasional. Namun, tetap akan menyesuaikan dengan kondisi geografis daerah. Tahap awal program, kata dia, akan menyasar daerah-daerah yang aksesnya tidak sulit.
“Hal itu mempertimbangkan soal makanan yang dibawa dari dapur umum satuan-satuan pelayanan maksimal 3 jam sudah harus sampai. Hali ini dilakukan agar tidak menyebabkan kerusakan porsi makanan yang sudah dimasak, dikemas, dan didistribusikan,” kata Amich.
“Satuan pelayanan ada di markas-markas Kodim seluruh Indonesia. Pemilihan lokasi ini atas pertimbamgan kesiapan institusi untuk menggelar dapur umum dan pusat optaker (penerima) hasil pertanian lokal untuk program MBG.”
Amich memastikan kualitas kebutuhan dan komposisi gizi porsi makanan untuk anak-anak penerima manfaat akan mencukupi. Hal itu, sebutnya, akan dipastikan oleh ahli gizi yang ada si setiap satuan pelayanan.
Dia menyebut, pihak-pihak yang mengkritik dan mempertanyakan Rp10 ribu rupiah per anak tidak memahami hitung-hitungan pemerintah. Pemerintah, katanya, tidak berpatokan pada angka Rp10 ribu saja, tapi ada yang namanya indeks kemahalan.
“Artinya bisa saja per porsi per anak akan disesuaikan dengan daerah masing-masing. Jika di suatu daerah hitung-hitungannya lebih dari itu, makan akan lebih besar dari Rp10 ribu,” tambahnya.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengungkap program makan bergizi gratis ini akan menjangkau sekitar 3 juta penerima manfaat pada tahap awal. Ia mengatakan pihaknya sudah membangun 85 satuan pelayanan untuk menjalankan program makan bergizi gratis.
Satuan pelayanan akan melayani 3.000 anak sekolah penerima makan bergizi gratis. Dadan mengatakan alokasi anggaran dari APBN adalah Rp71 triliun untuk pelaksanaan makan gratis di tahun pertama. ***







