Menlu Iran dan Oman Bahas Serangan Udara AS terhadap Target Houti di Yaman

Menlu Iran dan Oman Bahas Serangan Udara AS terhadap Target Houti di Yaman
Bendera Iran. //Net

Realitarakyat.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan mitranya dari Oman, Badr bin Hamad Al Busaidi, di ibukota Oman, Muscat, pada Hari Minggu (16/3/2025)

Pertemuan tersebut untuk membahas serangan udara Amerika Serikat (AS) terhadap target-target Houthi di Yaman.

Kedua menteri meninjau hubungan bilateral dan perkembangan regional, termasuk situasi yang sedang berlangsung di Yaman dan serangan AS di negara tersebut, kantor berita pemerintah Iran IRNA melaporkan.

Kedua belah pihak menekankan “perlunya mendorong kondisi yang menguntungkan untuk solusi diplomatik, memprioritaskan jalur dialog, dan menggunakan metode damai untuk menyelesaikan masalah dan meredakan ketegangan,” demikian pernyataan dari kantor berita IRNA.

Diskusi tersebut menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu di mana ia memerintahkan serangan militer yang “tegas dan kuat” terhadap Houthi di Yaman atas serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Serangan AS terhadap beberapa kota di Yaman, yang terjadi pada hari Sabtu, menewaskan 31 orang dan melukai 101 orang lainnya, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Houthi.

Houthi memperingatkan Israel pada tanggal 7 Maret untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza dalam waktu empat hari atau menghadapi operasi maritim baru terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel.

Serangan hari Sabtu menandai serangan pertama AS ke Yaman sejak kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas berlaku di Gaza pada bulan Januari.

Houthi telah menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah dengan rudal dan pesawat tak berawak sejak akhir 2023, mengganggu perdagangan global, untuk apa yang mereka katakan sebagai bentuk solidaritas terhadap Jalur Gaza. ***