Ormas Grib Jaya Raup Puluhan Juta Rupiah Setiap Bulan dari Para Pedagang di Tangsel

pemalsuan bukti
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi. //Net

Realitarakyat.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Grib Jaya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meraup keuntungan puluhan juta rupiah dari para pedagang yang membuka lapak.

“Lapak pecel lele dipungut Rp3,5 juta per bulan. Kemudian dari pengusaha pedagang hewan kurban dipungut Rp22 juta,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Minggu (25/5/2025).

Di lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang pernah dikuasainya di Tangsel, Ormas Grib Jaya menyewakannya kepada sejumlah pedagang untuk berjualan.

“Mereka memberikan izin kepada beberapa pihak, beberapa pengusaha lokal seperti tukang pecel lele, pedagang hewan kurban,” kata Ade.

Sebelumnya, markas Grib Jaya dan bangunan yang ada di lahan milik BMKG tersebut sudah dibongkar aparat dari Polda Metro Jaya.

Ade menjelaskan, Polda Metro Jaya dan Polres Tangsel mengerahkan 426 personel untuk melakukan pembongkaran tersebut.

“Mereka melakukan penguasaan lahan tanpa hak milik BMKG,” ujarnya.

Ade menegaskan tidak ada ruang kepada segala bentuk aktivitas premanisme di wilayah Polda Metro Jaya. Setiap ada laporan yang masuk, pihaknya akan menindak lanjutinya.

“Sehingga masyarakat jangan segan, jangan takut untuk melaporkan segala bentuk gangguan kamtibmas, peristiwa pidana, hingga gangguan-gangguan dari preman. Negara tidak boleh kalah, negara harus hadir,” katanya. ***