Pemerintah Naikkan Anggaran Subsidi Listrik Tahun Depan

Pemerintah Naikkan Anggaran Subsidi Listrik Tahun Depan
Gardu listrik. //Net/ilustrasi

Realitarakyat.com – Pemerintah menaikkan anggaran subsidi listrik pada tahun depan. Dari semula hanya Rp87,72 Triliun pada tahun 2025 menjadi Rp101,72 Triliun.

Demikian disampaikan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Subsidi tersebut mengacu pada Indonesia Crude Price (ICP) 70 dolar AS per barel dan kurs Rp 16.500/dolar AS.

Bahlil mengatakan, kenaikan subsidi listrik ini terbilang cukup kecil. Sebab, kenaikan ini terjadi karena penerima subsidi listrik juga meningkat.

“Meningkat sedikit, itu meningkat karena terjadi pelanggannya yang naik. Karena untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya, nanti detailnya kita akan sampaikan kepada DPR,” katanya.

Selain itu, Bahlil juga menyampaikan kuota LPG 3kg pada 2026 mencapai 8 juta ton. Kuota subsidinya naik dibandingkan dengan 2025 sebesar 8,17 juta ton.

“Untuk LPG 3 kg, kami mengajukan untuk subsidi sekitar 8 juta ton. Subsidi tetap minyak solar (gas oil 48) tetap 1.000 per liter, dan subsidi listrik sebesar Rp 101,72 triliun,” ujar Bahlil.

Ia menjelaskan, bahwa subsidi ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga. “Ini rakyat kita harus perhatikan,” ujarnya. ***