DPR  

Dasco: DPR Belum Terima Surpres Pergantian Panglima TNI

Dasco: DPR Belum Terima Surpres Pergantian Panglima TNI
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad/Net

Realitarakyat.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan parlemen hingga Rabu (7/10/2026) belum menerima surat presiden (Surpres) terkait pergantian Panglima TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah munculnya kabar mengenai kemungkinan pergantian Jenderal TNI Agus Subiyanto dari posisi Panglima TNI.

“Beberapa hari belakangan memang sudah banyak yang menanyakan kepada kami di DPR, ‘Apakah sudah menerima surpres tentang pergantian panglima TNI?’,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta.

“Dan pada hari ini, saya sampaikan bahwa DPR belum menerima surpres tentang pergantian panglima TNI,” lanjutnya.

Dasco juga menyampaikan informasi yang diterima pimpinan DPR mengenai belum adanya rencana pergantian Panglima TNI oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Menurut informasi yang kami dapat bahwa Presiden belum akan mengganti panglima TNI,” ujarnya.

Dengan demikian, kabar mengenai pergantian Panglima TNI yang beredar belum diikuti proses resmi berupa pengiriman Surpres kepada DPR.

Saat ini posisi Panglima TNI masih dijabat Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat.

Pada hari yang sama, sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri memang dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan.

“Itu memang keinginan Presiden untuk memberikan pembekalan, penguatan, dan tambahan kekayaan wawasan kebangsaan dan lain-lain,” ujar Dasco mengenai agenda tersebut.

Dasco menjelaskan kehadiran para perwira tinggi dari TNI dan Polri di Istana tidak serta-merta berkaitan dengan pergantian Panglima TNI.

“Hari ini dikumpulkan Pati-Pati bukan cuma TNI tapi Polri,” katanya.

Agenda tersebut disebut sebagai bagian dari pembekalan dan penguatan wawasan kebangsaan yang diberikan Presiden kepada para perwira tinggi.

Di tengah isu tersebut, nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut disebut dalam bursa calon Panglima TNI.

“Ya enggak apa-apa, kalau calon semua juga calon,” kata Maruli saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Maruli mengatakan peluang menjadi calon Panglima TNI tidak hanya terbuka bagi dirinya, tetapi juga seluruh kepala staf angkatan.

“Seluruh kepala staf calon,” ujarnya, seraya menilai munculnya sejumlah nama dalam bursa tersebut merupakan hal yang biasa.

Saat ini, belum terdapat Surpres pergantian Panglima TNI yang diterima DPR sehingga belum ada proses politik di parlemen terkait pengajuan calon Panglima TNI baru.

“Ya biasa,” kata Maruli menanggapi beredarnya sejumlah nama dalam bursa calon, sementara Dasco memastikan Presiden belum akan mengganti Panglima TNI berdasarkan informasi yang diterima DPR.