Realitarakyat.com – Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menegaskan partainya tidak mempermasalahkan rencana Ibu Kota Nusantara (IKN) ditetapkan sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
Menurutnya, yang terpenting IKN tidak mangkrak dan benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.
“Nah, itu nanti kita lihat. (Nggak masalah) kalau tidak ada yang mangkrak, kalau NasDem,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/9).
Saan menekankan bahwa dukungan NasDem pada pembangunan IKN bersyarat: selama proyek tersebut memberikan manfaat nyata dan tidak mubazir mengingat anggaran negara yang dikeluarkan sangat besar.
“Kan kalau NasDem berpikirnya yang penting IKN itu tidak mubazir, tidak mangkrak, bisa berfungsi dan sudah memberikan alternatif-alternatif. Bahkan sudah jauh memberikan alternatif supaya apa yang sudah dibangun tidak mubazir,” ujarnya.
Wakil Ketua DPR RI itu juga menginginkan adanya aktivitas nyata di IKN agar infrastruktur yang dibangun tidak terbengkalai. Ia menyinggung usulan NasDem agar Wapres Gibran Rakabuming Raka dapat berkantor sementara di IKN.
“Kalau ada wapres berkantor di sana kan aktivitas di IKN pun menjadi lebih hidup. Semua bangunan bisa terawat dengan baik,” kata Saan.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan tidak ada perubahan tujuan awal pembangunan IKN meskipun Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Perpres yang menetapkan IKN sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
“Tidak ada (perubahan tujuan). Tetap ibu kota negara,” tegas Prasetyo.
Menurut dia, perpres tersebut dimaksudkan untuk menegaskan bahwa pemindahan ke IKN bukan hanya eksekutif, melainkan juga lembaga politik lainnya.
“Kan kalau kita pindah hanya eksekutif saja rapat sama siapa. Itu maksudnya, bukan kemudian itu menjadi Ibu Kota Politik atau Ibu Kota Ekonomi,” jelasnya.[prs]







