Update Harga BBM Per 4 Mei 2026, Solar Dex dan Pertamax Turbo Melonjak Naik

Update Harga BBM Per 4 Mei 2026, Solar Dex dan Pertamax Turbo Melonjak Naik
SPBU. //net /ilustrasi

Realitarakyat.com – PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Senin, 4 Mei 2026.

Dalam pembaruan ini, jenis BBM solar (Dex Series) dan Pertamax Turbo mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, sementara harga Pertamax dan BBM subsidi tetap stabil.

Penyesuaian harga ini merupakan langkah perusahaan dalam mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 terkait formula harga dasar bahan bakar minyak umum jenis bensin dan solar.

“Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) menunjukkan peningkatan ke angka Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 pada April,” tulis keterangan resmi Pertamina melalui laman resminya, Senin (4/5/2026).

Kenaikan paling tajam terjadi pada sektor bahan bakar diesel atau Dex Series. Di wilayah Jabodetabek, harga Dexlite (CN 51) melonjak menjadi Rp26.000 per liter dari harga sebelumnya Rp23.600 pada April 2026.

Peningkatan yang lebih tinggi terjadi pada Pertamina Dex (CN 53) yang kini dibanderol Rp27.900 per liter, naik drastis dari harga bulan sebelumnya yang sebesar Rp23.900 per liter.

Meski terjadi lonjakan pada lini produk tertentu, Pertamina masih menahan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter.

Hal serupa juga berlaku untuk Pertamax Green (RON 95) yang tetap bertahan di harga Rp12.900 per liter sejak Maret lalu.

Sementara itu, harga BBM penugasan dan subsidi dipastikan tidak mengalami perubahan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Rincian harganya adalah sebagai berikut:

  • Pertalite: Tetap Rp10.000 per liter.
  • Biosolar: Tetap Rp6.800 per liter.

Kebijakan menahan harga Pertamax dan BBM subsidi ini dilakukan di tengah situasi geopolitik global yang masih dinamis. Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh wilayah Indonesia tetap aman terkendali pasca-penyesuaian harga ini.[prs]