Realitarakyat.com – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela senilai Rp355 triliun.
Langkah ini dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mempercepat pemerataan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.
Sari menyatakan bahwa dimulainya pembangunan megaproyek di Maluku tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan investasi produktif berorientasi jangka panjang.
“Groundbreaking Proyek Masela bukan sekadar dimulainya pembangunan infrastruktur energi. Ini adalah simbol optimisme baru Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan energi sekaligus membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia,” ujar Sari Yuliati di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Politisi ini menambahkan, investasi jumbo senilai Rp355 triliun tersebut akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang masif.
Selain membuka lapangan kerja baru dalam skala besar, proyek ini diharapkan mampu menghidupkan industri penunjang lokal, memajukan sektor UMKM, meningkatkan penerimaan negara, serta mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah sekitarnya.
Kendati demikian, Sari mengingatkan bahwa tantangan utama ke depan adalah memastikan pengelolaan kekayaan alam ini berjalan profesional, transparan, dan berkelanjutan sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Ia menegaskan bahwa DPR RI berkomitmen penuh menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan Blok Masela berjalan tepat waktu.
Pengawasan juga difokuskan pada penerapan tata kelola yang baik (good governance), perlindungan lingkungan hidup, serta prioritas pelibatan masyarakat lokal. (ndi)







