Presiden Belarus Alexander Lukashenko Ramal Ekonomi RI Terus Melejit

Presiden Belarus Alexander Lukashenko Ramal Ekonomi RI Terus Melejit
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko/Net

Realitarakyat.com – Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, menyatakan rasa optimisme yang tinggi terhadap masa depan perekonomian Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan setelah dirinya melihat secara langsung transformasi pembangunan dan pesatnya draf perkembangan yang dicapai Indonesia sejak kunjungan pertamanya ke tanah air tiga belas tahun silam.

Apresiasi tersebut diutarakan Lukashenko dalam sesi konferensi pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto pasca-pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

“Saya ingin mengucapkan terima kasih setulusnya kepada Presiden Indonesia atas undangan berkunjung ke negara yang indah ini. Saya mengenang kunjungan pertama saya pada 2013 dan melihat sendiri betapa cepatnya perkembangan negara yang indah ini. Saya yakin ekonominya akan terus tumbuh,” puji Presiden Lukashenko.

Lukashenko membeberkan bahwa draf kunjungan kenegaraan kali ini telah dirancang secara matang sejak satu tahun lalu. Rangkaian draf dialog intensif yang melibatkan jajaran menteri, delegasi bilateral, hingga kalangan dunia usaha dari kedua negara tersebut berhasil menelurkan sejumlah kesepakatan komprehensif yang siap dieksekusi dalam waktu dekat.

Guna mengunci komitmen kerja sama tersebut, kedua kepala negara secara resmi meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030.

Dokumen makro ini akan menjadi kompas sekaligus draf kerangka kerja formal untuk memperluas penetrasi kemitraan di berbagai sektor komoditas strategis selama lima tahun ke depan.

Merespons sinyal positif dari Minsk, Presiden Prabowo Subianto menyambut hangat kehadiran Lukashenko. Prabowo menilai momentum ini mencerminkan semakin kuatnya fondasi persahabatan kedua negara. Demi menjaga kesinambungan draf komunikasi tingkat tinggi, Prabowo mengonfirmasi akan melakukan kunjungan balasan ke Belarus.

Daya tarik investasi Indonesia di mata Belarus berjalan selaras dengan rilis draf data makroekonomi domestik yang tangguh.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 berhasil mencetak performa impresif dengan tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Perekonomian triwulan ini tercatat sebagai laju draf pertumbuhan tercepat yang berhasil diraih Indonesia dalam kurun waktu lebih dari tiga tahun terakhir.

Meskipun secara triwulanan (quarter-to-quarter/qoq) ekonomi domestik mengalami koreksi atau kontraksi sebesar 0,77 persen jika dibandingkan dengan Triwulan IV 2025, BPS menilai draf penurunan tersebut merupakan pola siklus musiman (seasonal effect) yang wajar pasca-puncak tingginya perputaran uang dan aktivitas ekonomi pada momentum libur akhir tahun.

Merujuk pada draf analisis otoritas statistik, lonjakan pertumbuhan tahunan sebesar 5,61 persen tersebut utamanya disokong oleh tiga mesin penggerak utama, yakni:

Tingginya grafik tingkat konsumsi rumah tangga secara nasional.

Akselerasi serapan belanja modal dan draf belanja anggaran pemerintah.

Derasnya arus investasi yang masuk melalui pos Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

BPS menambahkan bahwa di draf lapangan usaha, sektor akomodasi serta penyediaan makan dan minum (kuliner) menjadi lini industri yang mencatatkan kurva pertumbuhan paling tinggi sepanjang awal tahun ini.[prs]