BPS Sensus Ekonomi di Rumah Ketua MPR

BPS Sensus Ekonomi di Rumah Ketua MPR

Realitarakyat.com  — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti turun langsung melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, Minggu (30/8/2026).

Pendataan dilakukan di kediaman dinas Ketua MPR di kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan. Amalia didampingi Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto serta dua petugas sensus ekonomi.

Amalia mengatakan Muzani mengikuti proses pendataan dengan kooperatif. Menurut dia, keikutsertaan Ketua MPR menjadi salah satu contoh pentingnya partisipasi masyarakat dalam SE2026.

“Kami tadi melakukan pendataan di rumah Bapak Ketua MPR dan ini satu bukti bahwa Ketua MPR ingin berpartisipasi di dalam sensus ekonomi dan beliau tadi dengan sangat kooperatif menjawab pertanyaan,” ujar Amalia kepada wartawan seusai pendataan.

Menurut Amalia, SE2026 diperlukan untuk memperbarui informasi mengenai kondisi perekonomian masyarakat serta perkembangan aktivitas usaha di Indonesia.

Ia mengajak masyarakat yang belum mengikuti sensus untuk memberikan data kepada petugas. BPS, kata dia, menjamin informasi yang disampaikan masyarakat tetap dirahasiakan.

“Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan,” tegas Amalia.

Bisa Diisi Secara Mandiri

BPS juga menyediakan mekanisme pengisian secara mandiri melalui kuesioner daring. Masyarakat yang memilih metode tersebut dapat meminta tautan kuesioner kepada petugas sensus yang datang ke rumah atau tempat usaha.

“Untuk masyarakat yang memang ingin mengisi secara mandiri, kami juga sudah siapkan kuesioner online dengan link-nya nanti bisa dimintakan kepada para petugas yang datang,” kata Amalia.

Sementara itu, Muzani menilai pendataan ekonomi penting bagi negara untuk mengetahui aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih akurat.

Ia berharap hasil sensus dapat menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Supaya kebijakan yang akan diambil di masa-masa yang akan datang adalah kebijakan yang berdasarkan pada data dan angka yang benar,” ujar Muzani.

Muzani juga mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam SE2026 agar pendataan ekonomi nasional dapat berjalan secara optimal.

“Saya berharap kegiatan ini akan berjalan lancar dan bisa diikuti sebanyak mungkin oleh warga negara Indonesia,” katanya.(Din)