Sentil Pengusaha Berduit, Menhan Minta Alat Berat dan Armada Udara Dikerahkan Bantu BNPB!

Sentil Pengusaha Berduit, Menhan Minta Alat Berat dan Armada Udara Dikerahkan Bantu BNPB!
Menhan Sjafrie Syamsuddin/Net

Realitarakyat.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengimbau seluruh lapisan masyarakat serta para pengusaha untuk terlibat aktif dan bergotong royong dalam mendukung penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Sjafrie menegaskan bahwa penuntasan krisis karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk mobilisasi sumber daya dan sarana prasarana yang dimiliki oleh pihak swasta.

“Tadi saya sudah kasih tahu, itu pengusaha-pengusaha yang punya alat berat, helikopter water bombing, beri bantuan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ya,” ujar Sjafrie usai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menhan menjelaskan bahwa struktur alokasi anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dirancang untuk menopang dua sasaran utama, yakni target program rutin dan target dinamis.

Penanganan bencana alam mendesak seperti karhutla dan gempa bumi masuk dalam skala prioritas target dinamis tersebut.

“Ini juga akan kita memperoleh bantuan dari negara kepada anggaran pertahanan untuk kita akselerasi bantuan yang bisa kita berikan dalam mengatasi bencana gempa bumi dan bencana kebakaran hutan ini,” lanjutnya.

Sementara itu di lapangan, langkah taktis pencegahan karhutla terus diperketat. Ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Karhutla mendarat di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan pesawat C-130H Hercules milik TNI AU pada Sabtu (29/8/2026).

Pasukan yang terdiri atas Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla tersebut diterjunkan untuk memperkuat pengamanan serta deteksi dini di wilayah-wilayah rawan terbakar.

“Kita ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi,” jelas Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan saat menyambut kedatangan pasukan.[prs]