Realitarakyat.com – Hujan Meteor Geminid menghujani Indonesia pada 13-14 Desember 2020. Diperkirakan ada 86 hingga 107 meteor per jamnya.
“Hujan Meteor Geminid dapat disaksikan sejak pukul 20.00 WIB pada 13 Desember hingga pukul 05.00 WIB pada 14 Desember dengan intensitas berkisar 86 hingga 107 meteor per jam untuk wilayah Indonesia dan ketinggian titik radian ketika kulminasi bervariasi mulai 45 derajat (Pulau Rote) hingga 62 derajat (Pulau Weh),” jelas Pussainsa LAPAN di akun instagramnya yang dikutip Senin (7/12/2020).
Lokasi terbaik untuk mengamati hujan meteor itu adalah tempat yang bebas polusi cahaya dan cuaca yang cerah. Pengamatan paling ideal dilakukan mulai tengah malam, ketika kondisi langit malam sudah benar-benar gelap, sehingga akan ada lebih banyak meteor yang bisa diamati.
Sebelumnya, sebuah meteor melesat di langit malam Jepang, diakhiri suatu kilatan cahaya yang banyak saksi sebut mirip seperti terang bulan purnama.
Melansir UPI, Selasa (1/12/2020), saksi mata melaporkan bahwa bola api, terlihat dan menerangi langit malam di seluruh Jepang pada Minggu 29 November sekitar pukul 01.35 pagi. Objek tersebut terekam dalam video, di berbagai lokasi di seluruh negeri.
Takeshi Inoue, selaku direktur Planetarium Kota Akashi di Prefektur Hyogo, mengatakan bahwa bola api itu diklasifikasikan sebagai bolide, yaitu meteor yang sangat terang.(ilm)







