Realitarakyat.com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), kini sedang menggelar pelatihan Pendidikan Pembentukan Pelatihan Jaksa Tangguh (PPPJ) kepada 20 orang calon jaksa.
Pendidikan Pembentukan Pelatihan Jaksa (PPPJ) kepada 20 orang calon jaksa ini dipantau secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H dan Wakajati NTT, Dr. Rudi Margono, S. H, M. H.
Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati NTT, Juli Isnur, S. H, M. H kepada wartawan, Selasa (24/08/2021) di Kantor Kejati NTT, menegaskan bahwa 20 orang calon jaksa ini dibentuk kepribadiannya untuk menjadi jaksa yang tangguh di Kejati NTT.
Dijelaskan Juli, PPPJ yang digelar dan dibawah pengawasan Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H dan Wakajati NTT, Dr. Rudi Margono, S. H, M. H disesuai dengan aturan dan layaknya pendidikan di Badiklat Kejagung RI.
“PPPJ yang diikuti 20 orang secara virtual ini disesuai dengan yang dilakukan di Badiklat Kejaksaan Agung (Kejagung) RI,” kata Juli.
Dalam pelatihan PPPJ ini, lanjut Juli, 20 orang calon ini dilatih agar dapat menjadi seorang jaksa yang tangguh dan luar biasa yang didasari oleh asas – asas hukum pidana umum, pidana khusus, perdata dan asas hukumlainnya.
“Saya berharap dibawah komando Kajati NTT dan Wakajati NTT, 20 orang ini menjadi jaksa yang tangguh dan liar biasa dalam menjalankan tugasnya kedepan,” harap mantan Kajari Natuna ini.
Dalam kegiatan PPPJ ini, tambah Juli, diikuti oleh tiga Kejaksaan Tinggi (Kejati) secara virtual diantaranya Kejati NTT sebanyak 20 calon jaksa, Kejati NTB sebanyak 6 orang calon jaksa dan Kejati Bali sebanyak 12 orang calon jaksa.
Selain diberikan pemahaman soal asas hukum, kata Juli, 20 orang calon jaksa ini juga dibekali dengan ilmu kedisiplinan dan budi pekerti agar menjadi jaksa yang baik dalam melaksanakan tugas.
Menurut Juli, ke – 20 orang calon jaksa ini merupakan angkatan 78 yang terbagi dalam delapan (8) kelas. Dalam PPPJ ini juga turut dipantau langsung oleh KTU Kejati NTT, Anton Londa dan dirinya sendiri selaku Asbin Kejati NTT.
Untuk diketahui bahwa, dalam PPPJ kepada 20 orang calon jaksa ini diberikan failitas yang memadai seperti diantar jemput menggunakan kendaraan roda empat. Bahkan, disiapkan sarapan pagi sejak pukul 06 : 00 wita.
Kegiatan PPPJ ini berlangsung sejak tanggal 12 Agustus 2021 hingga 15 Desember 2021 mendatang. Selain itu, ke – 20 calon jaksa ini juga dibekali dengan pengenalan Markas Komando (Mako) Kejati NTT.(rey)







