Sebanyak 6 Ribu Personil Polda Sulsel Dikerahkan Pada Libur Nataru

Camilan
Natal/NET

Realitarakyat.com – Polda Sulawesi Utara (Sulut) dan jajaran mengerahkan sekitar 6.008 personel dalam pelaksanaan Operasi Lilin Samrat 2021 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Dengan perincian, Satgas Polda Sulut sebanyak 1.900 personel, dan Satgas Polresta/Polres jajaran 4.108 personel,” kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast usai apel gelar pasukan Opersai Lilin Samrat 2021 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, di Manado, Kamis (23/12).

Abast mengatakan, personel tersebut akan ditugaskan di sejumlah titik pengamanan.

“Antara lain di gereja, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, obyek wisata, dan obyek pergantian tahun,” kata Abast.

Sementara itu Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Samrat 2021 Polda Sulut dilaksanakan di lapangan SPN Polda Sulut, Karombasan, Manado, dipimpin Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno bersama Pimpinan Forkopimda diikuti personel TNI, Polri, unsur Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutan dibacakan Gubernur Olly Dondokambey, mengatakan, apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemerintah Daerah, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

“Dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya,” katanya.

Ia mengatakan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan gangguan kamtibmas dan Kamseltibcarlantas, serta 675 pos pelayanan untuk pengamanan di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dan lain-lain.

“Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung meremehkan dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini. Kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran COVID-19,” katanya.

Operasi Lilin ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 10 hari, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.