DPR Nilai Sejumlah Kawasan di Indonesia Mulai Alami Krisis Pangan Dampak El Nino

  • Bagikan
DPR Nilai Sejumlah Kawasan di Indonesia Mulai Alami Krisis Pangan Dampak El Nino
Wakil Ketua Komisi V DPR Andi Iwan Darmawan Aras /net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan mengatakan sejumlah Kawasan di Indonesia mulai krisis pangan akibat dampak El Nino yang menyebabkan kekeringan jangka panjang. Iwan mengatakan kekeringan tak hanya menimpa di Papua Tengah, namun juga menimbulkan penurunan produksi pangan di sejumlah daerah lainnya.

“Di antaranya di Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, di mana debit air sejumlah embung yang menjadi sumber air bersih warga di daerah itu mulai menipis seiring masuknya musim kemarau,” ujar Iwan dalam keterangannya, Sabtu (12/8).

Ia mengatakan sebagian petani di Maros juga tak lagi merawat tanaman padinya karena mengalami puso akibat terdampak kekeringan saat musim kemarau. “Ini menjadi contoh dampak kekeringan yang akan berpengaruh pada ketahanan pangan,” ujar Iwan menambahkan.

Dengan kondisi itu, Iwan juga mendorong pemerintah memperbanyak program food estate di berbagai wilayah terpencil di Indonesia seperti yang sedang dilakukan oleh pemerintah di Papua.

Intervensi Pemerintah terkait lumbung pangan di daerah-daerah tertentu bisa mengantisipasi kelaparan yang masih menghantui masyarakat di beberapa daerah, yang diperparah dengan kemarau yang berkepanjangan.

Ia menyambut baik keseriusan pemerintah akan program food estate di Bumi Cendrawasih yang mendorong masyarakat lokal untuk mulai dengan menanam padi, jagung, hingga sawit. “Apalagi, pemerintah juga akan membangun gudang logistik untuk meng-cover tiga distrik di Papua Tengah yang kerap mengalami bencana kelaparan,” ujar Iwan menjelaskan.

Menurut dia, belum memadainya infrastruktur jalan di Papua, terutama di wilayah pegunungan, masih terus menjadi pekerjaan rumah. Akibatnya bantuan sulit disalurkan dan biaya distribusi sangat mahal.

“Jadi selain akses distribusi pangan, Pemerintah juga harus memastikan persoalan keamanan, khususnya di daerah-daerah rawan,” katanya.

Ia menyebut beberapa wilayah Papua Tengah mulai terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Sejumlah Kawasan mengalami kekeringan terjadi di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak.

Selain itu, sejumlah wilayah di Bogor, Jawa Barat, juga mengalami kekeringan hingga menyebabkan ribuan warga ikut terdampak.

Kekeringan pun melanda wilayah Bondowoso, Jombang, dan Bojonegoro Jawa Timur, lalu Temanggung Jawa Tengah, serta Serang Banten. Akibatnya warga kesulitan air bersih.[prs]

  • Bagikan